Beranda » Entrepreneur » 3 Trik Jitu Menarik Minat Konsumen Dengan Bonus Pembelian

tips bonus pembelian

Cara jitu menarik perhatian calon konsumen kamu yaitu pemberian bonus bersamaan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Bonus memiliki artian memberikan hal lebih kepada konsumen bila setuju membeli produk atau jasa kamu. Meskipun produk kamu memiliki kesamaan dengan pesaing, bonus inilah yang menjadi keunggulan kamu.

Sebelum kamu menentukan kebijakan bonus yang akan diterapkan, berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Bonus Terpisah dari Produk Utama

Agar terlihat lebih menarik, siasati bonus pembelian dengan memisahkannya dari produk utama. Pilih bonus yang relevan yang masih berkaitan dengan produk utama kamu. Seperti contoh sebuah toko menjual baju bayi lengkap kaos kaki dan tangan seharga Rp 50.000, sedangkan toko lainnya menjual baju bayi seharga Rp 50.000 bonus kaos kaki dan tangan. Menurut kamu yang mana lebih menarik?

Konsisten Terhadap Deadline Bonus

Selain bonus pembelian, biasanya hal lain yang dapat kamu lakukan yaitu potongan harga atau diskon. Kamu dapat memberikan potongan harga dengan batas waktu yang kamu tentukan. Namun, ingat sebaiknya tidak memperpanjang masa berlaku diskon yang kamu berikan.

Banyak pelaku bisnis dengan sengaja memperpanjang masa berlaku diskon untuk mendapat keuntungan yang melimpah. Ingat, konsistensi mempertahankan kepercayaan konsumen. Bila kamu telah membuat promo sampai tanggal tertentu, tepatilah tanpa memikirkan hal lain.

Bonus Yang Harus Relevan dari Produk Utama

Sesuai penjelasan sebelumnya, bonus yang menarik yaitu terpisah dari produk utama. Bonus tersebut harus sesuai dan berkaitan dengan produk utama yang kamu jual. Mengapa harus relevan? Contohnya kamu menjual kamera, kamu bisa saja memberikan bonus kaos. Tapi orang akan lebih tertarik misalkan kamu memberikan sesuatu yang dapat bermanfaat langsung pada kamera tersebut, seperti cleaning tool atau strap/tali kamera.

 

Hal yang paling menarik untuk mendapat perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan yaitu bonus. Perlu kamu ingat, pemberian bonus harus dipikirkan dengan matang tidak asal-asalan. Perhatikan harga jual produk utama dan harga bonus yang kamu berikan, agar kamu tetap memperoleh keuntungan.

Selamat praktek!

Ayo sebar manfaat artikel ini dengan SHARE:

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.